Juni 30, 2026
Legenda Timnas Belanda Tuding Pemain Ini Biang Kerok Tersingkirnya Die Oranje dari Piala Dunia 2026

Legenda Timnas Belanda Tuding Pemain Ini Biang Kerok Tersingkirnya Die Oranje dari Piala Dunia 2026

BADUITOTO Legenda Timnas Belanda Tuding Pemain Ini Biang Kerok Tersingkirnya Die Oranje dari Piala Dunia 2026

Legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart membeberkan analisisnya mengenai kekalahan Timnas Belanda atas Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Ia menilai ada satu pemain yang jadi biang kerok kekalahan Die Oranje di laga ini, yaitu Frenkie De Jong.

Beberapa saat yang lalu, Timnas Belanda memainkan pertandingan 32 Besar Piala Dunia 2026. Mereka berhadapan dengan wakil Afrika, Timnas Maroko untuk memperebutkan satu tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Selama 90 menit waktu normal, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1 sehingga laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Di babak tambahan waktu, tidak ada gol yang tercipta, sehingga pertandingan harus ditentukan dengan adu penalti.

Di babak adu penalti, Belanda harus mengakui keunggulan Maroko. Mereka kalah dengan skor 2-3 dari Singa Atlas, dan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 berakhir lebih awal.

Maroko Memang Layak Menang

Diwawancarai seusai laga, Van der Vaart menilai sejak awal Maroko memang lebih layak lolos ke babak 16 besar ketimbang Belanda. Van der Vaart menilai kunci kemenangan Maroko terletak pada dominasi mereka di lini tengah.

“Lini tengah selalu menjadi tempat di mana sebuah pertandingan ditentukan,” ujar Van der Vaart kepada NOS.

“Maroko benar-benar mendominasi. Ayyoub Bouaddi, Azzedine Ounahi, dan Neil El Aynaoui tampil luar biasa.”

Lini Tengah Belanda Memble, De Jong jadi yang Terburuk

Sebaliknya, Van der Vaart menilai performa lini tengah Belanda di laga ini sangat buruk Ia menilai Frenkie de Jong gagal menunjukkan performa terbaiknya di laga ini dan itu berpengaruh pada performa Belanda secara keseluruhan.

“De Jong memainkan pertandingan terburuk yang pernah saya lihat darinya. Penampilannya benar-benar mengecewakan.”

Van der Vaart juga mempertanyakan pendekatan taktik Belanda yang dinilainya kalah jumlah di lini tengah saat menghadapi kekuatan utama Maroko.

“Apakah itu karena sistem permainan? Menurut saya, lini tengah Maroko adalah bagian terkuat dari tim mereka. Sementara Belanda justru menghadapi mereka hanya dengan dua pemain di sektor tersebut. Saya memang bukan pelatih, tetapi menurut saya keputusan itu sedikit aneh,” tutupnya.

𝐇𝐎𝐓 𝐏𝐑𝐎𝐌𝐎 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐁𝐀𝐃𝐔𝐈𝐓𝐎𝐓𝐎 𝐓𝐀𝐖𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗡𝗲𝘄 𝗠𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿 15%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗦𝗲𝘁𝗶𝗮𝗽 𝗗𝗲𝗽𝗼𝘀𝗶𝘁 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗦𝗹𝗼𝘁 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗖𝗮𝘀𝗶𝗻𝗼 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗣𝗿𝗮𝗴𝗺𝗮𝘁𝗶𝗰 𝗣𝗹𝗮𝘆 ( 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 ) 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗼𝗹𝗹𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝗹𝗼𝘁 0.5%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗺𝗮𝗻 1%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗲𝗳𝗲𝗿𝗿𝗮𝗹 𝗞𝗹𝗮𝗶𝗺 𝗹𝗶𝘃𝗲 𝗰𝗵𝗮𝘁 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗲𝗳𝗳𝗲𝗿𝗮𝗹 𝗦𝗹𝗼𝘁 & 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 0.1%

Partner Resmi Baduitoto : Kurirslot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *