Juni 27, 2026
Meksiko vs Afrika Selatan: Air Mata dan Hari Sempurna Raul Jimenez

Meksiko vs Afrika Selatan: Air Mata dan Hari Sempurna Raul Jimenez

BADUITOTO – Meksiko vs Afrika Selatan: Air Mata dan Hari Sempurna Raul Jimenez

Meksiko membuka kiprahnya di Grup A Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Dalam laga yang berlangsung pada pertandingan pembuka tersebut, Raul Jimenez mencetak gol kedua El Tri dan menjadi salah satu sorotan utama.

Gol itu memiliki arti khusus bagi Jimenez. Penyerang berusia 35 tahun tersebut akhirnya mencetak gol pertamanya di putaran final Piala Dunia setelah bertahun-tahun menanti momen tersebut.

Usai mencetak gol, Jimenez terlihat menangis di lapangan. Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, menilai pencapaian itu sebagai hasil dari perjalanan panjang yang telah dilalui sang striker.

Penampilan Jimenez sekaligus menjadi salah satu cerita penting di balik kemenangan Meksiko atas Afrika Selatan. Aguirre pun memberikan apresiasi besar kepada pemain yang kini menjadi andalan lini depan timnya itu.

Aguirre Nilai Jimenez Layak Menjadi Sorotan

Menurut Aguirre, Jimenez datang ke turnamen ini dengan tekad besar. Sang pelatih mengaku mengetahui keinginan pemainnya untuk menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai panggung terbaik dalam karier internasionalnya.

Pelatih berusia 67 tahun itu juga menilai Jimenez kini telah mendapatkan tempat yang memang layak ia miliki di tim nasional. Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, kali ini ia tampil sebagai starter utama Meksiko.

“Saya membaca sebuah wawancara di mana dia mengatakan bahwa ini harus menjadi Piala Dunianya,” kata Aguirre.

“Saya pikir dia memulainya dengan sangat baik. Dia selalu berada dalam bayang-bayang orang lain, tetapi hari ini dia menjadi starter tim ini dan dia benar-benar pantas mendapatkannya,” tambahnya.

Perjuangan Raul Jimenez

Gol ke gawang Afrika Selatan menjadi gol pertama Jimenez di ajang Piala Dunia. Momen itu terasa semakin emosional mengingat perjalanan berat yang pernah dialaminya beberapa tahun lalu.

Pada 29 November 2020, saat masih membela Wolverhampton Wanderers, Jimenez mengalami patah tulang tengkorak. Cedera tersebut membuatnya harus menjalani operasi penyelamatan nyawa.

Hanya dalam waktu dua pekan, ia sudah kembali menjalani latihan. Beberapa bulan kemudian kondisinya pulih sepenuhnya, meski sejak saat itu ia harus mengenakan pelindung kepala dalam setiap pertandingan.

Perjalanan Jimenez setelah cedera juga tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami beberapa masalah kebugaran serta penurunan performa, termasuk saat tampil di Piala Dunia 2022 ketika gagal mencetak gol dan Meksiko tersingkir sebelum fase gugur.

Gol Datang di Waktu Tepat

Beberapa bulan sebelum Piala Dunia dimulai, Jimenez kehilangan sosok penting dalam hidupnya. Pada Maret lalu, ayahnya, Raul Jimenez Vega, meninggal dunia pada usia 62 tahun.

Kesedihan tersebut sempat terlihat ketika Jimenez mencetak gol untuk Fulham dalam pertandingan melawan Burnley pada 21 Maret. Saat itu ia juga menangis setelah merayakan golnya.

Aguirre menilai situasi pribadi yang sedang dihadapi sang pemain mungkin menjadi tambahan motivasi dalam turnamen kali ini.

“Selain itu, dia juga sedang menghadapi situasi pribadi yang mungkin memberinya motivasi tambahan,” ujar Aguirre.

“Dan dia bahkan mencetak gol. Ini adalah hari yang sempurna baginya.”

Momen emosional Jimenez kini menjadi bagian dari awal perjalanan Meksiko di Piala Dunia 2026 setelah mereka mengawali turnamen dengan kemenangan atas Afrika Selatan di Grup A.

𝐇𝐎𝐓 𝐏𝐑𝐎𝐌𝐎 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐁𝐀𝐃𝐔𝐈𝐓𝐎𝐓𝐎 𝐓𝐀𝐖𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗡𝗲𝘄 𝗠𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿 15%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗦𝗲𝘁𝗶𝗮𝗽 𝗗𝗲𝗽𝗼𝘀𝗶𝘁 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗦𝗹𝗼𝘁 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗖𝗮𝘀𝗶𝗻𝗼 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗣𝗿𝗮𝗴𝗺𝗮𝘁𝗶𝗰 𝗣𝗹𝗮𝘆 ( 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 ) 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗼𝗹𝗹𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝗹𝗼𝘁 0.5%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗺𝗮𝗻 1%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗲𝗳𝗲𝗿𝗿𝗮𝗹 𝗞𝗹𝗮𝗶𝗺 𝗹𝗶𝘃𝗲 𝗰𝗵𝗮𝘁 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗲𝗳𝗳𝗲𝗿𝗮𝗹 𝗦𝗹𝗼𝘁 & 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 0.1%

Partner Resmi Baduitoto : Kurirslot

PREDIKSI TOGEL HONGKONG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *