Agustus 8, 2026
Mesir Ajukan Protes ke FIFA Usai Merasa Dicurangi

Mesir Ajukan Protes ke FIFA Usai Merasa Dicurangi

BADUITOTOMesir Ajukan Protes ke FIFA Usai Merasa Dicurangi Tim Wasit Saat Lawan Argentina

Mesir tidak tinggal diam setelah tersingkir dari perempat final Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dramatis 2-3 dari Argentina. Federasi sepak bola negara itu mengajukan protes resmi kepada FIFA karena menilai kepemimpinan wasit Francois Letexier memengaruhi hasil pertandingan.

Tim berjuluk The Pharaohs sempat unggul dua gol sebelum Argentina membalikkan keadaan lewat tiga gol dalam 15 menit terakhir. Gol penentu kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez memicu kemarahan kubu Mesir karena didahului rangkaian keputusan kontroversial.

Presiden Federasi Sepak Bola Mesir, Hany Abo Rida, telah mengirimkan keluhan resmi kepada FIFA. Langkah tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan atas sejumlah keputusan yang dinilai merugikan timnya.

Selain meminta investigasi, Mesir juga berharap FIFA tidak lagi menugaskan tim wasit asal Prancis yang memimpin pertandingan tersebut pada sisa turnamen. Permintaan itu muncul setelah sejumlah insiden yang memicu protes keras dari bangku cadangan.

2 Keputusan VAR Jadi Pangkal Perselisihan

Kubu Mesir merasa gol kedua mereka dianulir secara tidak adil setelah VAR menemukan pelanggaran lebih dahulu dalam proses serangan. Beberapa saat kemudian, insiden serupa justru tidak dianggap pelanggaran ketika Argentina membangun serangan yang berujung gol kemenangan.

Kontroversi belum berhenti sampai di sana karena Mesir juga merasa layak memperoleh hadiah penalti. Mohamed Salah terjatuh di kotak terlarang setelah kontak dengan Julian Alvarez, tetapi permainan tetap dilanjutkan.

Federasi Mesir kini menunggu penjelasan resmi dari FIFA mengenai dua momen penting tersebut. Mereka menilai konsistensi pengambilan keputusan menjadi hal yang wajib dijaga dalam pertandingan sebesar Piala Dunia.

Emosi Memuncak di Pinggir Lapangan

Gol kemenangan Argentina memicu reaksi keras dari bangku cadangan Mesir. Pelatih kiper Saafan El-Sagheer menerima kartu merah, sedangkan pelatih Hossam Hassan harus ditenangkan staf setelah menghampiri perangkat pertandingan.

Hassan mengungkapkan kekecewaannya seusai laga. “Mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Dalam sepak bola? Kami diperlakukan tidak adil hari ini. Kami mengalami ketidakadilan,” ujarnya.

Hossam Hassan Curiga Ada Kepentingan Besar

Pelatih Mesir juga melontarkan dugaan bahwa keberadaan Argentina dan Lionel Messi di turnamen memiliki nilai komersial yang besar. Menurutnya, faktor tersebut bisa saja memengaruhi berbagai pihak di balik penyelenggaraan kompetisi.

“Itu bisa menjadi urusan pemasaran. Mereka mungkin ingin Piala Dunia menghadirkan juara bertahan dan ingin Messi tetap berada di turnamen,” kata Hassan.

Ia mengakui kekalahan memang menyakitkan, tetapi cara pertandingan berakhir membuat rasa kecewa semakin besar. Kini, Mesir menanti respons FIFA atas protes resmi yang telah diajukan, termasuk permintaan agar tim wasit Prancis tidak lagi bertugas pada sisa pertandingan Piala Dunia.

𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗦𝗹𝗼𝘁 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗖𝗮𝘀𝗶𝗻𝗼 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗖𝗮𝘀𝗵𝗯𝗮𝗰𝗸 𝗣𝗿𝗮𝗴𝗺𝗮𝘁𝗶𝗰 𝗣𝗹𝗮𝘆 ( 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 ) 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗼𝗹𝗹𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝗹𝗼𝘁 0.5%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗺𝗮𝗻 1%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗲𝗳𝗲𝗿𝗿𝗮𝗹 𝗞𝗹𝗮𝗶𝗺 𝗹𝗶𝘃𝗲 𝗰𝗵𝗮𝘁 10%
𝗕𝗼𝗻𝘂𝘀 𝗥𝗲𝗳𝗳𝗲𝗿𝗮𝗹 𝗦𝗹𝗼𝘁 & 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗚𝗮𝗺𝗲𝘀 0.1%

Partner Resmi Baduitoto : Kurirslot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *